Ke daftar artikel
05/10/21Esports

Kisah FORMATION: Campion

Bagikan:

Ada sesuatu di VALORANT yang menarik perhatian Chris Dang, 20, pemain asal Bay Area, California.

"VALORANT itu seperti gabungan semua game FPS, tempat kamu bisa bertemu banyak pemain dari berbagai macam game FPS kompetitif lainnya," ujar Dang.

Karakteristik itu memikat Dang untuk beralih dari saat-saat ia sering bermain PUG (pertandingan nonformal) di ESEA dan FACEIT—dua platform kompetitif e-sport—sampai menduduki peringkat 5 sebagai "Campion" di papan peringkat Amerika Utara VALORANT Babak II.

"VALORANT membantuku memperjuangkan sesuatu. Pada awalnya, aku tak memimpikan apa pun. Tak pernah terbayang olehku untuk menjadi pemain game pro dan melakukan sesuatu yang aku sukai. VALORANT yang membawaku ke sana," ujar Campion. "Game ini menunjukkan kepadaku seberapa jauh aku bisa berkembang jika aku menginvestasikan waktuku dan memfokuskan tenagaku ke sana."

Menurut Campion, ia bermain hampir tiap hari sejak beta tertutup. Meski pada awalnya hanya bisa mencapai Immortal 2, dia berhasil mencapai Radiant terus-menerus sejak VALORANT diluncurkan.

Beta adalah masa saat Dang menggunakan kombo Jett dan Operator yang mematikan untuk pertama kalinya. Meskipun di CS:GO dia tak pernah bermain sebagai "pemain AWP", dia suka bermain sebagai pembuka serangan. Jadi, gaya bermain Jett yang ofensif sangat cocok untuknya.

Gaya bermain ini membantu Campion meraih puncak papan peringkat dan dikenal oleh pemain lain yang bermain di tim Tier 2 VALORANT.

"Psalm memintaku untuk ikut uji coba dengan tim tempat dia sebelumnya tergabung. Aku tidak lolos uji coba itu, tetapi kemudian dia mengajakku untuk membentuk tim sendiri bersamanya," ujar Campion. "Aku sudah bermain bersama Squirtle Squad selama beberapa minggu hingga saat ini."

Sekarang, Campion memanfaatkan papan peringkat untuk berlatih dan mempertahankan kemampuan tembak-menembaknya dengan fokus membantu tim barunya ke puncak.

"Aku berencana untuk tetap bermain dan menjadi versi terbaikku," ujarnya.

Kamu bisa mengikuti formasi Chris "Campion" Dang melalui akun Twitter dan Twitch miliknya.

jett-banner.png

Tanya-Jawab dengan CAMPION

Bagaimana asal-usul nama "Campion"?

Nama itu aslinya aku dapat waktu menonton acara TV berjudul Raised by Wolves. Aku mencari arti nama itu dan tampaknya kata itu bermakna "jawara" dalam beberapa bahasa berbeda—menurutku itu keren, sih.

Apa yang bisa diharapkan pemain lain saat bermain melawan Campion?

Aku adalah pemain yang sangat agresif. Aku suka tiba-tiba muncul di hadapan pemain lain dan mencoba menghabisi mereka.

Ada ritual tertentu sebelum pertandingan akbar?

Aku biasanya main mode DeathMatch lebih sering lagi. Aku juga tidak makan makanan yang terlalu berat dan banyak minum air.

Kalau seseorang memilih Jett, kamu akan melengkapi dengan apa?

Aku akan memilih Duelist lain atau salah satu Initiator.

Kombo senjata dan skin favorit?

Selain Operator? Prime Vandal.

Peta Terbaik?

Pastinya Haven.

Apa harapanmu untuk VALORANT tahun ini?

Aku suka pendekatan VALORANT terhadap game ini secara keseluruhan. Sejujurnya, kalau mereka tetap melakukan itu, aku cukup puas, sih. Aku juga suka cara mereka terus memperbarui meta. Agen baru langsung bisa mengubah meta, tergantung cara mereka dimainkan.

Selain itu, aku akan senang kalau petanya lebih banyak lagi. Aku tahu ada peta yang baru saja dirilis, tetapi aku sudah menantikannya sejak lama. Aku benar-benar suka [Breeze]. Aku sering bermain di peta itu. Aku belum bisa bilang kalau itu peta favoritku. Mungkin suatu saat nanti.

0