Melindungi Integritas Kompetitif di VCT 2027
Di tahun 2027, VALORANT Champions Tour memasuki era baru kompetisi. Dengan adanya lebih banyak tim, lebih banyak peluang lolos kualifikasi, dan dengan kembalinya kompetisi online, kami belum pernah menciptakan jalan menuju VALORANT profesional seterbuka ini sebelumnya. Dari perlindungan anti-cheat yang lebih canggih, verifikasi tambahan terhadap pemain, hingga aturan yang jelas, pengawasan turnamen, dan penegakan hukum, kami mengembangkan cara kami melindungi integritas kompetitif di semua level. Karena Open Qualifier sudah makin dekat, kami ingin menjelaskan secara detail apa yang kami lakukan untuk menjaga kompetisi tetap adil dan apa yang bisa diharapkan para pemain dan tim.
1. Anti-Cheat & Verifikasi Pemain
Seiring dibukanya peluang bagi lebih banyak peserta untuk masuk ke VCT, kami memperkuat pendekatan anti-cheat kami untuk melindungi integritas di setiap pertandingan. Riot Games menerapkan kebijakan zero-tolerance terkait perilaku cheating. Mengizinkan atau membantu orang lain untuk cheating juga dilarang. Fokus kami tidak hanya mengidentifikasi dan menghukum cheater setelah kejadian, tetapi juga mempersulit pelaku kejahatan untuk masuk ke dalam kompetisi sejak awal. Artinya, kami menerapkan persyaratan keamanan perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih ketat, menetapkan standar kelayakan akun yang jelas, serta memperkenalkan langkah pemantauan dan verifikasi tambahan saat tim melaju dalam turnamen. Ketika disatukan semuanya, perlindungan ini dirancang untuk mencegah cheating sebelum terjadi, mendeteksi aktivitas mencurigakan saat terjadi, dan memastikan bahwa setiap tim memiliki kesempatan yang adil untuk berkompetisi.
T: Apa yang dilakukan Riot untuk mencegah terjadinya cheating di Open Qualifier?
Semua peserta diwajibkan untuk mematuhi Vanguard Check. Untuk info lengkap tentang kepatuhan Vanguard, lihat postingan Vanguard & Vanguard Pre-Check. Kami secara aktif bekerja sama dengan tim anti-cheat kami untuk memastikan dan memberlakukan keamanan tambahan di level online. Perlindungan ini dirancang untuk mengidentifikasi potensi risiko sebelum pertandingan dimulai, mendeteksi aktivitas mencurigakan selama kompetisi, dan mendukung investigasi saat masalah timbul.
T: Apa pemain harus mencapai persyaratan rank untuk ikut berkompetisi?
Pemain harus mencapai Ascendant atau lebih tinggi untuk berkompetisi di Open Qualifier.
T: Apa pemain yang akunnya pernah di-ban bisa berpartisipasi?
Pemain dengan akun yang bereputasi baik memenuhi syarat untuk berkompetisi. Beberapa akun mungkin memerlukan peninjauan tambahan dan pemain harus memenuhi semua persyaratan reputasi akun yang berlaku. Akun yang bereputasi baik adalah akun yang saat ini tidak terkena ban, belum pernah mendapatkan Ban Game, Intervensi Vanguard, Pembatasan Ranked, atau Pembatasan Komunikasi dalam 30 hari terakhir, dan tidak sedang mengalami pembatasan matchmaking Ranked selama periode pendaftaran atau kompetisi.
T: Bagaimana cara Riot menginvestigasi dugaan cheating?
Kami menggunakan kombinasi deteksi Vanguard, peninjauan akun, bukti pertandingan, dan investigasi turnamen. Jika pemantauan tambahan tersedia, panitia juga bisa meninjau rekaman gameplay, komunikasi, dan bukti relevan lainnya. Laporan dugaan cheating akan dievaluasi melalui saluran resmi, bukan berdasarkan spekulasi komunitas. Kami memiliki tim compliance dan competitive operations khusus investigasi.
T: Apa yang terjadi jika pemain ketahuan cheating setelah pertandingan berakhir?
Pelanggaran integritas kompetitif yang terkonfirmasi akan menyebabkan sanksi, termasuk diskualifikasi dan penangguhan kompetitif. Panitia turnamen akan menentukan konsekuensi kompetitif yang sesuai berdasarkan pelanggaran, bukti, dan aturan yang tersedia.
2. Integritas Kompetitif Berskala
Seiring dengan makin banyaknya tim yang memasuki VCT melalui Open Qualifier, kami sedang membangun kerangka kerja integritas kompetitif yang disesuaikan dengan pertaruhannya. Setiap pertandingan akan memiliki perlindungan dasar dengan langkah pengamanan dan pengawasan tambahan seiring tim melaju ke tahap berikutnya. Tahap-tahap awal akan lebih mengandalkan sistem anti-cheat otomatis, aturan yang terstandardisasi, dan pelaporan pascapertandingan. Pada tahap-tahap selanjutnya, kami akan menerapkan pemantauan, verifikasi, dan pengawasan yang lebih ekstensif dan secara langsung oleh wasit. Pendekatan ini memungkinkan kami mendukung ratusan tim yang berkompetisi secara bersamaan, sekaligus mempertahankan standar permainan yang adil dan ketat dan mengalokasikan sumber daya tambahan untuk pertandingan dengan pertaruhan yang paling tinggi.
| Tahap kompetisi | Langkah |
| Open Qualifier | Perlindungan Vanguard, pelaporan pascapertandingan, dan penegakan retroaktif, dengan mempertimbangkan persyaratan keamanan akun tambahan. |
| Open Play In | Standar yang lebih tinggi untuk pertandingan yang lebih krusial, dengan memberikan kebijakan kepada regional untuk menerapkan pemantauan, verifikasi, dan pengawasan tambahan. |
| Open Playoff | Penerapan wajib seluruh kerangka kerja integritas, termasuk pemantauan komunikasi suara, rekaman POV pemain, kamera di area pertandingan, pemeriksaan anti-cheat tambahan, serta berbagai langkah pengawasan lainnya. |
T: Apa panitia turnamen bisa meminta pemeriksaan tambahan selama pertandingan?
Benar. Panitia turnamen berhak untuk melakukan verifikasi tambahan atau pemeriksaan integritas, termasuk meninjau setup pemain, meminta rekaman, mewajibkan tim untuk melakukan live stream area pertandingan, atau memeriksa komunikasi jika diperbolehkan dalam aturan yang berlaku.
3. Streaming, Penonton, dan Komunikasi dari Pihak Luar
Seiring dengan kembalinya kompetisi online ke VCT, kami berupaya menyeimbangkan peluang bagi para pemain dan kreator untuk membagikan perjalanan kompetitif mereka dengan kebutuhan untuk menjaga integritas setiap pertandingan. Livestreaming bisa menimbulkan risiko, termasuk stream sniping dan memungkinkan tim mendapatkan akses ke informasi dari luar game.
Kami ingin mendorong cakupan Open Qualifier yang lebih melibatkan komunitas sekaligus menetapkan standar yang jelas yang melindungi keadilan kompetitif. Oleh karena itu, kami menetapkan ekspektasi seputar livestream pemain, delay siaran, observer pihak ketiga, dan komunikasi pelatih dari tahap kompetisi paling awal.
T: Apa pemain boleh melakukan livestream pertandingan Open Qualifier mereka?
Ya! Kami ingin para pemain bisa membagikan perjalanan kompetitif mereka dan mendorong cakupan Open Qualifier yang lebih melibatkan komunitas. Namun, livestreaming bisa menimbulkan risiko kompetitif, termasuk stream sniping dan memungkinkan tim mendapatkan akses ke informasi yang seharusnya tidak mereka dapat selama pertandingan.
Untuk membantu melindungi integritas kompetitif, dimulai dari Open Qualifier, livestream POV pemain akan diwajibkan untuk mengatur delay siaran setidaknya dua menit. Tim juga diperbolehkan untuk mengatur siaran mereka sendiri dengan stream yang menggunakan beberapa POV pemain, selama setiap stream tetap memenuhi ketentuan delay yang sama.
Kami akan terus mengevaluasi kebijakan dan penegakan aturan kami seiring berjalannya season untuk memastikan kami mendukung ekosistem kompetitif yang mudah diakses tanpa mengorbankan integritas kompetisi.
T: Apa kreator pihak ketiga boleh menonton pertandingan Open Qualifier?
Ya! Kreator yang ingin watch party bisa melakukan co-stream POV pemain, tetapi perlu mendapatkan persetujuan dari Penyelenggara Turnamen sebelum melakukan co-streaming.
T: Apa tim boleh menayangkan VOD pertandingan dan komunikasi suara?
Ya. Kami akan mendukung tim dan pemain untuk membagikan pengalaman mereka.
T: Apa pelatih bisa berkomunikasi dengan pemain selama pertandingan online?
Pertandingan online menimbulkan tantangan yang berbeda dalam hal memantau komunikasi pelatih daripada kompetisi yang diselenggarakan di panggung. Di tahap awal kompetisi, pelatih boleh berkomunikasi dengan pemain. Di tahap akhir turnamen menuju kualifikasi ke Cups, komunikasi dengan pelatih akan dipantau dan akan mengikuti aturan yang sama dengan yang ada di VCT saat ini.
4. Kondisi Pertandingan Online & Perselisihan Teknis
Kembalinya kompetisi online menghadirkan berbagai tantangan teknis yang sebelumnya tidak ada dalam lingkungan LAN yang terkontrol, yang mencakup perbedaan latensi dan perlengkapan yang digunakan pemain, gangguan internet, hingga ketidakstabilan koneksi. Meskipun kami tidak bisa menghilangkan setiap variabelnya, kami bisa menetapkan ekspektasi yang jelas, aturan yang konsisten, serta prosedur yang adil untuk menyelesaikan berbagai perselisihan. Pemain bertanggung jawab untuk memastikan kesiapan setup kompetitif mereka masing-masing. Sementara itu, panitia turnamen akan mengikuti pedoman yang telah ditetapkan terkait pemilihan server, jeda teknis, pengulangan pertandingan, serta keputusan kompetitif. Dengan ratusan tim yang bertanding di berbagai bracket turnamen yang saling terhubung, kami juga perlu mempertimbangkan keseimbangan antara penyelesaian perselisihan individu dan dampaknya terhadap jalannya turnamen secara lebih luas. Tujuan kami adalah memberikan kewenangan kepada penyelenggara turnamen regional untuk mengambil keputusan yang adil, tepat waktu, dan transparan, sekaligus memastikan kompetisi dapat terus berlangsung tanpa gangguan yang tidak perlu.
T: Apa yang terjadi kalau internetku terputus selama pertandingan?
Pemain bertanggung jawab untuk memastikan koneksi yang stabil dan setup kompetitif yang memadai. Event akan memiliki ketentuan mengenai batas penggunaan technical pause serta prosedur penanganan pemain yang terputus dari pertandingan, sebagaimana tercantum dalam Buku Aturan Pertandingan Online. Bergantung pada situasi yang terjadi dan aturan yang berlaku, pertandingan dapat dihentikan sementara, dilanjutkan kembali, atau harus tetap berlangsung.
T: Apa yang terjadi kalau komputerku mengalami crash atau perlengkapanku berhenti berfungsi?
Pemain bertanggung jawab untuk memastikan komputer, periferal, dan perlengkapan lainnya berada dalam kondisi siap digunakan untuk kompetisi. Setiap masalah teknis harus segera dilaporkan melalui saluran komunikasi resmi turnamen. Panitia akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan terkait penghentian sementara dan kelanjutan pertandingan.
T: Bagaimana perbedaan ping antara tim akan dipertimbangkan?
Kompetisi online tidak bisa menjamin latensi yang sama bagi setiap peserta. Penyelenggara turnamen akan mengikuti prosedur pemilihan server yang telah ditetapkan untuk menyediakan kondisi kompetitif yang wajar dengan mempertimbangkan lokasi para pemain yang berpartisipasi serta ketersediaan server.
T: Kenapa panitia tidak bisa menghentikan turnamen sepenuhnya sampai perselisihan teratasi?
Open Qualifier melibatkan banyak pertandingan yang berlangsung secara bersamaan serta bracket turnamen yang saling berkaitan. Penundaan yang berkepanjangan bisa memengaruhi tim lain yang tidak terlibat langsung dalam suatu perselisihan. Oleh karena itu, kami menetapkan prosedur yang memungkinkan panitia untuk menyelesaikan permasalahan secara cepat dan konsisten, sekaligus tetap menjaga integritas kompetisi secara keseluruhan.
5. Etika Kompetitif, Penegakan Aturan, dan Pelaporan
Seiring dengan semakin terbukanya VCT bagi lebih banyak tim dan pemain, kami menegaskan kembali bahwa standar profesionalisme, keadilan, dan etika kompetitif yang sama berlaku bagi semua peserta, baik pemain profesional yang sudah berpengalaman maupun mereka yang baru pertama kali mengikuti Open Qualifier. Menjaga integritas kompetitif tidak hanya sebatas mencegah kecurangan. Hal ini juga mencakup perlindungan terhadap manipulasi pertandingan, pelanggaran yang berkaitan dengan taruhan, konflik kepentingan, serta berbagai perilaku lain yang dapat merusak prinsip kompetisi yang adil. Kami menetapkan prosedur pelaporan yang jelas, standar penegakan aturan yang konsisten, serta sanksi yang sesuai terhadap pelanggaran, sekaligus memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran akan diselidiki melalui saluran resmi, bukan berdasarkan spekulasi publik. Tujuan kami adalah menciptakan lingkungan tempat setiap peserta memahami tanggung jawabnya, setiap pelanggaran memiliki konsekuensi yang setimpal, serta pemain dan penggemar bisa percaya bahwa setiap hasil diraih melalui persaingan yang adil.
T: Bagaimana Riot melindungi kompetisi dari taruhan dan manipulasi pertandingan?
Manipulasi pertandingan, pelanggaran yang berkaitan dengan taruhan, serta tindakan yang disengaja untuk memanipulasi hasil kompetitif adalah tindakan yang dilarang keras. Riot akan terus melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran dan menjatuhkan sanksi apabila terbukti diperlukan.
Profesional Esports dilarang melakukan manipulasi pertandingan atau tindakan lain yang bertujuan memanipulasi hasil pertandingan maupun kompetisi. Mereka juga dilarang meminta, mendorong, atau menginstruksikan pihak lain untuk melakukan manipulasi. Manipulasi didefinisikan sebagai melanggar hukum atau penyalahgunaan keadaan atau alterasi (termasuk gagal memberikan upaya terbaik), secara langsung atau tidak langsung, dengan tindakan atau kelalaian, di sepanjang pertandingan, hasil, atau aspek lainnya dari pertandingan (mis., pengaturan skor pada saat-saat tertentu) atau kompetisi, tidak memandang apakah perilaku ini dilakukan untuk meraup keuntungan finansial, keunggulan olahraga, atau tujuan apa pun lainnya. Tim dapat dikenakan sanksi atas tindakan yang dilakukan oleh pemilik tim, pemain, pelatih, maupun karyawan atau anggota lain dari organisasi mereka. Setiap upaya untuk memanipulasi pertandingan atau kompetisi, meskipun tidak berhasil dilakukan, tetap dianggap sebagai pelanggaran terhadap aturan ini. Gagal bekerja sama dengan Riot dalam investigasi terkait pengaturan skor atau manipulasi pertandingan dapat dikenai sanksi yang sama dengan melakukan pengaturan skor atau manipulasi pertandingan. Profesional Esports juga dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakan kerabat mereka (termasuk, tetapi tidak terbatas pada, pasangan, teman, anggota keluarga, rekan kerja, dan mitra) maupun pihak lain yang memiliki hubungan atau afiliasi dengan mereka (termasuk, tetapi tidak terbatas pada, agen atau perwakilan) yang terlibat atau turut berkontribusi dalam pelanggaran ketentuan ini.
T: Apa Riot akan mengumumkan setiap pelanggaran integritas kompetitif secara publik?
Kami berupaya menyampaikan keputusan resmi terkait permasalahan kompetitif yang relevan secara transparan, sekaligus menjaga integritas investigasi yang sedang berlangsung serta privasi pihak yang terlibat. Tidak semua investigasi akan berujung pada pernyataan resmi kepada publik dan tidak semua dugaan pelanggaran akan terbukti kebenarannya.
T: Bagaimana cara pemain atau tim melaporkan dugaan pelanggaran integritas kompetitif?
Pemain, pelatih, tim, dan panitia turnamen dianjurkan untuk melaporkan dugaan cheating, manipulasi pertandingan, pelanggaran yang berkaitan dengan taruhan, maupun permasalahan integritas lain melalui saluran pelaporan resmi yang telah ditentukan. Laporan akan ditinjau sesuai dengan prosedur investigasi dan eskalasi yang berlaku. Jika diperlukan, masalah serius akan direferensikan ke Kepatuhan Esports Riot.
6. Kelayakan & Bersiap untuk Berkompetisi
Seiring dengan semakin terbukanya jalan menuju VALORANT profesional, kami ingin memastikan bahwa setiap calon peserta memiliki informasi dan kesempatan untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti turnamen pertama mereka. VCT yang lebih mudah diakses bukan berarti kompetisi dapat diikuti tanpa persyaratan. Tidak seharusnya ada tim yang baru mengetahui suatu aturan penting setelah aturan tersebut memengaruhi kemampuan mereka untuk berkompetisi. Mulai dari persyaratan rank, usia, kelayakan domisili dan keberlanjutan roster, reputasi akun, hingga kesiapan teknis, kami menetapkan ketentuan yang jelas bagi seluruh peserta Open Qualifier. Tujuan kami adalah membuat seluruh persyaratan ini mudah dipahami, menyediakan sumber daya yang dibutuhkan pemain untuk mempersiapkan diri sejak awal, serta memastikan bahwa masalah kelayakan peserta maupun administrasi tidak menjadi hambatan yang sebenarnya tidak perlu bagi tim-tim yang siap membuktikan kemampuan mereka.
T: Siapa yang memenuhi syarat untuk berkompetisi di Open Qualifier VCT 2027?
Kelayakan ditentukan berdasarkan aturan kompetisi regional yang berlaku, termasuk usia, rank, domisili, komposisi roster, dan reputasi akun. Sebaiknya tim memeriksa persyaratan regional dahulu sebelum mendaftar.
T: Aku harus mencapai rank apa untuk bisa berkompetisi?
Seluruh anggota tim yang berkompetisi harus mencapai minimum rank tertinggi Ascendant atau lebih tinggi dalam 6 bulan terakhir untuk bisa berkompetisi di Open Qualifier.
T: Apa pemain dari regional yang berbeda bisa membentuk tim?
Tim wajib memenuhi persyaratan domisili regional sebagaimana tercantum dalam peraturan resmi. Kerangka kerja ini akan mewajibkan setidaknya tiga dari lima pemain utama harus berasal dari regional asal yang telah ditetapkan untuk tim tersebut dengan tetap memperhatikan pengecualian yang berlaku.
T: Apa yang terjadi kalau tim mengganti pemain saat season berlangsung?
Persyaratan keberlanjutan roster membantu memastikan bahwa progres kompetitif tetap melekat pada tim yang dikenali. Secara umum, tim diwajibkan mempertahankan setidaknya tiga dari lima pemainnya untuk bisa mempertahankan progres yang telah diperoleh, dengan tetap mengikuti ketentuan akhir aturan kompetisi. Kalau tim ingin mempertahankan progres dan Championship Point mereka dari satu tahap ke tahap berikutnya, mereka harus mempertahankan minimal 3 dari 5 pemain dalam rosternya di antara Open Qualifier.
T: Apa yang harus dilakukan pemain sebelum Open Qualifier pertama mereka?
Memeriksa buku aturan regional, mengonfirmasi akun dan kelayakan roster, melengkapi pemeriksaan keamanan perangkat yang diperlukan, menguji koneksi internet dan periferal, memahami aturan streaming dan komunikasi dengan pelatih, serta membiasakan diri dengan prosedur menghubungi panitia turnamen.
T: Di mana tempat pemain bisa membaca aturan resmi dan menanyakan pertanyaan?
Aturan bisa dibaca di website Operasi Kompetitif.
7. Championship Point dan Kualifikasi
T: Bagaimana cara kerja Championship Point di 2027?
Pada tahun 2027, kami memperluas penerapan Championship Point ke hampir seluruh level VCT. Dengan demikian, tim akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengumpulkan poin sepanjang season. Mulai dari Open Qualifier, Kickoff, Cups, hingga Masters, hasil yang diraih akan memiliki nilai yang berkelanjutan, tidak hanya terbatas pada satu turnamen saja. Informasi tambahan akan tersedia di pekan-pekan mendatang.
Tujuannya adalah mengapresiasi konsistensi performa tim, menginformasikan seeding pada kompetisi berikutnya, serta memberikan penghargaan kepada roster yang tetap mempertahankan susunan pemainnya dan terus berkembang dari waktu ke waktu. Mereka memiliki kesempatan untuk membangun rekam jejak kompetitif sepanjang tahun, tidak perlu lagi memulai semuanya dari awal setiap kali turnamen baru dimulai.
T: Apakah semua Championship Point akan dihitung setara?
Tidak. Sistem yang diusulkan dirancang untuk menghargai pencapaian di setiap level kompetisi, tetapi memberikan bobot yang jauh lebih besar terhadap keberhasilan yang diraih pada tingkat kompetisi tertinggi.
Di level Qualifier, poin akan digunakan terutama untuk menentukan seeding di turnamen, sekaligus mengapresiasi tim yang telah menunjukkan hasil yang baik. Di level tertinggi VCT, Championship Point akan menjadi salah satu faktor penentu tim untuk lolos kualifikasi ke Champions.
Performa yang baik di Open Qualifier tetap penting, tetapi bobotnya tidak bisa disamakan dengan kemenangan di Cups atau Masters. Struktur ini dirancang untuk menyeimbangkan apresiasi terhadap tim-tim pendatang baru dengan pentingnya tampil baik saat berhadapan dengan tim-tim terbaik di dunia.
T: Apa yang terjadi kalau tim gagal lolos kualifikasi pada percobaan pertamanya?
Tim akan memiliki beberapa peluang untuk berkompetisi sepanjang season. Setiap regional dapat menyelenggarakan lebih dari satu Open Qualifier, sehingga setiap roster memiliki peluang tambahan untuk lolos kualifikasi sekaligus membangun rekam jejak kompetitif mereka.
Tujuannya adalah menciptakan sistem yang mengapresiasi perkembangan secara konsisten, memberikan alasan bagi tim untuk terus berkompetisi dengan susunan roster yang sama, serta memastikan bahwa gagal dalam suatu turnamen bukan berarti perjalanan mereka berakhir.